Sejarah dan Asal Usul Lumpia, Makanan Khas Indonesia yang Menggugah Selera


Lumpia adalah makanan khas Indonesia yang sudah tidak asing lagi bagi kita. Sejarah dan asal usul lumpia memang menarik untuk diketahui, karena makanan ini telah menggugah selera banyak orang di seluruh dunia.

Menurut sejarahnya, lumpia pertama kali diperkenalkan oleh pedagang Tionghoa yang datang ke Indonesia pada abad ke-7. Mereka membawa serta resep lumpia dari Tiongkok dan kemudian mengadaptasinya dengan bahan-bahan lokal. Hal ini yang membuat lumpia memiliki rasa yang unik dan berbeda dari lumpia Tiongkok.

Pakar kuliner, Bambang Sutanto, mengatakan bahwa lumpia merupakan salah satu warisan kuliner Indonesia yang patut dilestarikan. “Lumpia menjadi bagian penting dari kekayaan kuliner Indonesia. Rasanya yang gurih dan teksturnya yang renyah membuat lumpia selalu disukai oleh banyak orang,” ujarnya.

Asal usul lumpia sendiri berasal dari kata Tionghoa, “lunpia”, yang artinya “gulungan”. Hal ini merujuk pada cara pembuatan lumpia yang digulung dengan rapat menggunakan kulit lumpia yang tipis. Proses penggulungannya pun membutuhkan keterampilan khusus agar lumpia tidak mudah pecah saat digoreng.

Dalam bukunya yang berjudul “Aneka Resep Lumpia Nusantara”, chef Farah Quinn juga menyebutkan bahwa lumpia memiliki berbagai varian di seluruh Indonesia. Mulai dari lumpia Semarang yang berisi rebung dan ayam, lumpia Solo yang berisi daging ayam cincang dan telur, hingga lumpia Jakarta yang berisi sayuran dan udang.

Jadi, tidak heran jika lumpia menjadi salah satu makanan favorit di Indonesia. Sejarah dan asal usul lumpia yang kaya serta rasa yang menggugah selera membuat makanan ini selalu diminati oleh banyak orang. Jika Anda belum pernah mencoba lumpia, segera cobalah dan nikmati kelezatannya!